Di penghujung tahun 2007 dan awal tahun 2008, Indonesia diwarnai musibah tanah longsor dan banjir yang menelan begitu banyak korban jiwa. Berdasarkan berbagai analisa yang muncul curah hujan memang cukup tinggi, pemanasan global (pencairan es di kutub) dan banyaknya gunung/bukit gundul sehingga tidak mampu menahan air. So…. bersahabat dengan alam merupakan solusi. Memakai bahan yang sulit terurai tanah (misal plastik) sebetulnya juga mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air. Demikian halnya berkurangnya tanaman (akar tanaman) di sekitar kita.
Langkah-langkah praktis seperti dalam link berikut
http://www.worldwatch.org/node/3915
sangat baik untuk diterapkan.
Terlepas dari pada analisa tersebut, secara pribadi saya turut prihatin dan mendorong pihak-pihak yang berwenang untuk melakukan langkah “membantu” mengentaskan korban maupun langkah proaktif di masa mendatang. Salut untuk mereka yang sudah menyumbang dalam berbagai bentuk. Semoga amal yang tulus tersebut dapat membantu semua saudara kita yang tertimpa bencana. Amin.
Filed under: Opini
Betul sekali…..apa yang bapak tulis….
pemerintah memang wajib membantu rakyatnya yang lagi kesusahan. Tapi lebih penting adri itu adalah adanya upaya pencegahan sejak dini serta tanggap membaca tanda2 bencana.
Salam kenal