Tugas Sistem Manufaktur Kelas Kamis

Pengerjaan soal-soal formulasi matematis dalam operasional manufaktur, menjawab latihan soal pada Buku Groover.

Silakan tuliskan jawaban Anda di sini, lengkapi dengan nomor berapa yang dikerjakan-nama Anda dan nrp Anda.

Terima kasih

25 Responses

  1. Primahasmi & tantri (06-081 & 06-095) said
    February 20, 2009 @ 17:22 · Edit

    tugas buku Groover halaman 68 nomor 2.2

    Diketahui : P=100 model, Q = 1000 buah, Np=600 komponen, Nf = 10 pengerjaan.
    Ditanya : a) total number operation
    b) luas lantai yang diperlukan
    c) jumlah pekerja yang dibutuhkan dalam pabrik
    jawab :
    a. total number of production unit
    Qf= P x Q = 100 * 1000 = 100.000
    total number of parts produced
    Npf = P * Q * Np = 100.000 * 600 = 60.000.000
    total number of operations
    Nof = P * Q * Np * Nf = 60.000.000 * 10 = 600.000.000
    b. luas lantai yang diperlukan
    karena tdp 10 pengerjaan maka terdapat 10 sel kemudian semua produk dirakit pada stasiun kerja tunggal shg diasumsikan masing – masing sel memiliki 1 stasiun kerja rakit. Jadi jumlah stasiun kerja yang dibutuhkan sebanyak 10. setian sel kerja dan stasiun kerja memerlukan 200 ft2, maka luasan yang dibutuhkan :
    (10 * 200) + (10 * 200 )= 4000 ft2

    c. jumlah pekerja yang dibutuhkan
    bila tiap unit memerlukan waktu 3jam,
    total waktu = 600.000.000 * 3 jam = 1.800.000.000 jam
    setiap tenaga kerja bekerja 2000 jam / tahun
    maka jumlah tenaga kerja per tahun yang dibutuhkan adalah
    w = 1.800.000.000 / 2000 = 900.000 pekerja

    terima kasih pak…

  2. wimala prameswari said
    February 20, 2009 @ 19:57 · Edit

    Sachna Mutiara S.R 2506100094
    Wimala Prameswari 2506100108

    Tugas buku groover hal 68 no 2.1

    Diketahui : P =50 , Q = 1000 , nP= 400 , nF= 6, 1 shift= 2000jm/th
    1 stasiun butuh ruang 250 ft
    Ditanya :
    a. Banyak Operasi produksi
    b. Berapa besar luas lantai
    c. Jumlah pekerja yang dibutuhkan

    jawab :
    a. Q= P*Q = 50*1000= 50.000produk/th
    npf = P*Q*nP = 50000*400 =20.000.000 part/th
    nof= P*Q*np*nf = 20.000.000 *6= 120.000.000 operasi/th

    b. Karena terdapat 50 model yang berbeda dengan 6 pengerjaan, maka luas lantainya :
    Luas = 50*250 = 12500 + (6*250) = 21500

    c. total waktu = 0,1 menit = 1/600 jam
    = 1/600*120.000.000 = 200.000 jam

    jumlah pekerja = 200.000/2000 = 100 pekerja

    Terima Kasih Pak

  3. A.A.Putri Dhamayanti said
    February 20, 2009 @ 22:12 · Edit

    A.A. Putri Dhamayanti (2506 100 100)
    -kelas C-
    soal Groover hal.70 no.2.12

    2.12) a) dik : MTBF1 = 400 jam
    MTTR1 = 8 jam
    MTBF2 = 800 jam
    MTTR2 = 0 (Dikerjakan pada shift malam)
    jawab : A1 = (400 jam – 8 jam)/400 jam = 0,98 = 98 %
    A2 = (800 jam – 0 jam)/800 jam = 1 = 100%

    b) dik : S = 5 hari/minggu
    year = 8 jam shift/hari
    1 tahun = 52 minggu
    jawab :
    T = S * year
    T = 5(8*52)
    T = 2080 hours/year
    lama mesin diperbaiki :
    program 1 = (2080*(1-0,98))
    = 41,6
    program 2 = (2080*(1-1))
    = 0

    C) Dik : kerugian = $ 200
    pengiritan = $ 700/minggu
    upah karyawan = $ 1500/ minggu

    C1= ($200X41,6)*25 Mesin = $208000
    C2 = (($1500-700)* 52 = $41600 (preventive)
    Kesimpulan : iya.perawatan perventif lebih baik.

    terima kasih pak…

  4. Diva Roanna A (06-072) & Andina Syahnaz (06-132) said
    February 20, 2009 @ 22:26 · Edit

    Selamat malam pak…

    kami :
    1. Diva Roanna Agusti 2506.100.072
    2. Andina Syahnaz 2506.100.132

    mengerjakan tugas Buku Groover Hal.70 No. 2.10

    Diketahui:
    MTBF = 250 jam
    MTTR = 5 jam

    Ditanyakan: Machine Availability (A).

    Jawaban:

    Availability (A) = (MTBF – MTTR) / MTBF = (250 jam – 5 jam) / 250 jam = 0,98 = 98%

    Demikian jawaban kami

    Terimakasih atas perhatian bapak.

  5. Dwi Mulyo Nugroho said
    February 21, 2009 @ 01:05 · Edit

    Tugas latihan soal buku Groover hal 70 (Versi Indonesia)

    Esthadi Wahyu Septony [2506.100.003]
    Dwi Mulyo Nugroho [2506.100.135]

    2.13
    Diketahui :

    Jumlah mesin = 9
    Waktu Set Up (Tsu) = 6 jam / mesin
    Ukuran Bacth (Q) = 90 unit
    Waktu operasi (Tc) = 8 menit
    1 operator membawahi 3 mesin
    waktu kerja = 8 jam/shift ; 6 hari / minggu
    utilitas setiap mesin = 85 %
    Prediksi kapasitas (PC) = 1836 buah / minggu
    dan di keadaan aktualnya (PC) = 1440 buah / minggu

    Ditanya :
    Apa permasalahan dari proses produksi tersebut, dan adakah saran ?

    Jawab :

    Analisa kapasitas produksi yang diprediksikan
    Rata-Rata pada saat produksi
    # Waktu proses 1 batch = Tb =Tsu+Qtc=360+90(8)= 1080 menit
    # Waktu produksi produk = Tp = Tb/Q= 1080/90=12 menit
    # Rata-Raa produksi = Rp = 60/Tp= 60/12=2 buah / hari

    jadi setelah dilakukan perhitungan di atas, dapat diketahui prediksi kapasitas produksi dalam perusahaan tersebut, karena data di atas merupakan inputan dari rumus PC / kapasitas produksi

    # PC = n. SHRp
    = 9. (6shift/minggu)*(8jam/shift)*(5buah/minggu)
    =2160 buah setiap minggunya

    Utilitas 85 %= 85%*2160= 1836 buah

    Analisa Kapasitas produksi berdasarkan aktualnya.
    Identifikasi masalah
    Jadi di soal telah dijelaskan bahwa, ada 3 proses operasi dalam memproduksi produk, dan masing masing proses ada 3 mesin dimana setiap mesin terdapat 1 operator mesin dan 2 orang untuk men set up mesin. Jadi ada 9 mesin dalam satu kesatuan proses produksi. Idealnya, dalam data yang di dapat dari soal waktu untuk menset up mesin dalam berproduksi,6 jam umtuk keseluruhan mesin dalam 3 operasi.Oleh karena itu data prediksi dimana kapasitas produksi mencapai 1836 buah setiap minggunya. Padahal sebenarnya aktualnya tidak seperti itu, analoginya seperti ini, ketika satu kesatuan mesin dalam operasi 1 di set up oleh pekerja, otomatis mesin mesin yang ada di operasi yang lainnya ( 2 dan 3) delay (menganggur), kemudian setelah di set up mesin pada operasi 1, otomatis lanjut pada mesin di operasi yang kedua, yang operasi ketiga idle, jadi disini terdapat 6 jam pertama untuk mesin operasi 1 (mesin a,b,c) (6jam), kemudian 6 jam kedua untuk mesin pada operasi kedua (d,e,f) (12jam), 6 jam ketiga untuk mesin pada operasi ketiga.(g,h,i) (18jam)

    Dari analisa di dapat menjadi modal untuk indentifikasi masalah menagapa prediksi itu beda dengan aktualnya

    Mesin wkt setup(jam) wktu setup(mnt) Q*Tc Tb Tp Rp
    a,b,c 6 360 720 1080 12 5
    d,e,f 12 720 720 1440 16 3.75
    g,h,i 18 1080 720 1800 20 3

    Setelah itu dihitung kapasitas produksi PC=n SHRp

    n S H Rp Pc
    3 6 8 5 720
    3 6 8 3.75 570
    3 6 8 3 432

    Total dari Pc 720+540+432= 1692
    jadi utilitasnya 85%*1692= 1440 buah setiap minggunya

    Dari analisa di atas, dapat diketahui permasalahan yang sebenarnya di atas yang terjadi adlaah bagaimana bedanya hasil produksi pada masalah prediksi dan aktualnya yang cukup signifikan, hal ini dikarenakan waktu set up time yang membengkak yang tidak diprediksikan, sehingga menurunkan produktivitas kerja, faktor yang paling mempengaruhi adalah kurangnya tenaga kerja dalam membantu men setup time, sehingga saran dari kami adalah menambah tenaga kerja untuk menjaga keseimbangan eaktu proses produksi antara mein mein pada operasi satu dengan yang lainnya.

  6. Firman S. (06-041) & Sugma A (06-098) said
    February 21, 2009 @ 02:12 · Edit

    Tugas Sistem Manufaktur kelas C

    Firman Supriyanto (2506 100 041)
    Sugma Anugrawan (2506 100 098)

    Tugas buku Groover Hal. 68 no. 2.3

    Diketahui :
    P = 100, Q = 1000 unit, Np = 600 komponen, Nf = 10 langkah, t tiap langkah = 30 detik = 1/120 jam, t perakitan tiap produk = 3 jam.
    Tiap operasi pekerjaan dilakukan pada berbagai sel kerja yang terdiri dari 1 mesin dan 1 pekerja.
    Semua produk dirakit pada stasiun kerja tunggal yang terdiri dari 2 pekerja.

    Ditanya :
    a) banyak operasi produksi?
    b) besar luas lantai?
    c) jumlah pekerja?

    Jawab :
    a) Banyak operasi produksi
    Nof = P*Q*Np*Nf
    = 100*1000*600*10
    = 600000000 operasi/tahun

    b) Luas lahan
    Tiap operasi pekerjaan dilakukan pada berbagai sel kerja berarti di sini ada 10 sel kerja.
    Semua produk dirakit pada stasiun kerja tunggal berarti di sini ada 1 stasiun kerja.
    L = (Nf*200) + (1*200)
    = (10*200) + 200
    = 2000 + 200
    = 2200 ft2

    c) Jumlah pekerja
    1 sel kerja = 1 pekerja
    1 stasiun kerja = 2 pekerja
    total jam kerja = 3000 jam/tahun
    total waktu = (Nof*t tiap langkah) + (P*t perakitan tiap produk)
    = (600000000*30 detik) + (10000*3)
    = (600000000*1/120 jam) + (30000)
    = 5000000 + 30000
    = 5030000 jam
    maka jumlah pekerja yang dibutuhkan :
    w = (total waktu/total jam kerja) * 12
    = (5030000/3000) * 12
    = (1676,667) * 12
    = 20.120 pekerja

    Sekian tugas dari kami.
    Terima kasih atas perhatian bapak.

  7. Hilman Fakhruzy said
    February 21, 2009 @ 08:02 · Edit

    TUGAS BUKU GROOVER(versi indonesia) halaman 69 soal no 2.8
    By HILMAN FAKHRUZY (2506.100.053)
    Sistem Manufaktur ( kelas C )
    Dosen : Bpk Yudha Prasetyawan

    Soal 2.8

    menentukan tingkat rata – rata pekerjaan dalam proses ( WIP )
    dalam pabrik dengan data – data sebagai berikut

    Diketahui :
    – 20 batch part baru diproduksi / dikeluarkan setiap minggunya
    – Tc ( waktu rata – rata operasi ) = 6 menit = 6/60 jam = 0,1 jam
    – Tsu (waktu rata – rata persiapan ) = 5 jam
    – Q ( ukuran batch ) = 25 part
    – Tno ( waktu non operasi ) = 10 jam/ mesin
    – n ( jumlah mesin ) = 18 mesin
    – SxH ( rata – rata pabrik beroperasi ) = 70 jam per minggu
    – n0 ( multiple operation ) = 6 mesin
    – Asumsi seluruh mesin dianggap sama

    Ditanyakan : menghitung WIP dalam pabrik ??
    Jawab :
    sebelum mencari WIP, sebaiknya kita mengetahui rumus dasar dari pencaharian
    megenai variable yang melekat pada proses WIP.
    Di WIP rumus yang dipakai adalah

    WIP = AxUx(PC)x(MLT)
    —————
    SxH

    karena tidak mempunyai beberapa data yang dibutuhkan, maka terlebih dahulu
    kita harus mencari satu – persatu mengenai tiap – tiap variabel .

    > Untuk Variabel Pc ( kapasitas produksi ) ; menggunakan rumus sebagai berikut

    Pc = nxSxHxRp
    ———
    no

    mengingat sistem produksi yang digunakan di dalamnya menggunakan multiple operation
    karena diproses oleh beberapa mesin maka perlu dicari nilai Rp terlebih dahulu
    dimana rumus Rp ( kecepatan produksi ) sebagai berikut

    Rp = 1/Tp; sedangkan Tp = Th/Q ; dan Th = Tsu + QxTc

    Maka bila digabungkan menjadi rumus sebagai berikut

    Rp = 1/ ( Tsu + QxTc )
    ————–
    Q
    Rp = 1/ ( 5 + 25×0,1 )
    ————–
    25
    = 1 / 0,3
    = 10/3 part / jam

    Setelah dihitung nilai dari Rp nya maka sekarang bisa melanjutkan untuk
    menghitung nilai dari Variabel Pc, yaitu

    Pc = nxSxHxRp
    ———
    no
    Pc = 18×70x(10/3)
    ————-
    6
    Pc = 700 part / minggu

    > untuk variable Utilitas ; menggunakan rumus sebagai berikut

    U = Q output
    ———
    Pc
    = (20×25)/700
    = 0,71428
    = 71,428%

    > Untuk Variabel MLT ; dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut

    MLT = no ( Tsu + QTc + Tno )
    = 6 ( 5 + 25×0,1 + 10 )
    = 105 jam

    Untuk variable A ( ketesediaan ) pada soal tidak ditentukan waktu atau data – data
    mengenai MTBF ( Mean Time Beetween Failure ) dan MTTR ( Mean Time To Repair ) sehingga
    ada dua asumsi yang akan saya gunakan disini. Yaitu jika ada tambahan data mengenai
    MTBF dan MTTR atau langsung mengasumsikan nilai A = 0,9

    Untuk tambahan soal maka diasumsikan dalam waktu 1 bulan diasumsikan mesin mengalami
    kerusakan pada tanggal 2 dan selesai diperbaiki pada tanggal 5 kemudian rusak kembali
    pada tanggal 16 dan selesai diperbaiki pada tanggaal 20 ; dari data ini bisa di cari
    nilai A nya dengan rumus

    A = MTBF – MTTR = 9 = 0,50= 50 %
    MTBF 18

    Untuk asumsi pertama (dimana A = 0,5 ) maka

    WIP = AxUx(PC)x(MLT)
    —————
    SxH
    WIP = 0,5 x 0,71 x( 700 )x( 105 )
    —————————-
    70
    WIP = 372,75 unit / minggu

    Untuk Asumsi kedua ( dimana A = 0,9 )

    WIP = AxUx(PC)x(MLT)
    —————
    SxH
    WIP = 0,9 x 0,71 x( 700 )x( 105 )
    —————————-
    70
    WIP = 670,95 unit / minggu

    Terima kasih
    mohon maaf kalau terjadi kesalahan dalam proses perhitungan.

  8. 2.18
    Nurma Anita (2506 100 046)
    Irmaduta Fahmiari (2506 100 077)

    Diketahui :
    CL = $ 15/hari
    FOHRL = 35% CL = 0,35 * $ 15 = 0,525
    FOHRM = 40% = 0,4
    Investasi = $ 300000
    n = 5 tahun
    ROR = 15%
    1 shift = 8 jam (waktu operasi pusat pengerjaan 2 shift, 250 hari/tahun)

    Ditanyakan : Biaya per jam yang tepat dari pusat pengerjaan?

    Penyelesaian :
    Biaya tenaga kerja/jam = CL * (1+ FOHRL) = $ 15 * (1 + 0,525) = 15 + 7,875 = $ 22,875/hari

    Biaya investasi mesin dikonversi ke tahunan dengan umur pakai 5 tahun dan laju pengembalian 15%
    (A/A, 15%, 5) = (0,15 * ((1 + 0,15)^5)) / (((1 + 0,15)^5) – 1) = 0,298

    Biaya seragam tahunan (biaya awal $ 300)
    UAC = 300000*(A/P, 15%, 5) = 300000 * 0,298 = $ 89400/tahun

    Jumlah jam kerja per tahun = (8 jam/hari) * (250 hari/tahun) = 2000 jam/tahun

    Jika 2 shift = 2000 * 2 = 4000 jam/tahun
    Biaya mesin per jam = CM = 89400 / 4000 = $ 22,35/jam

    Faktor biaya overhead = CM * (1 + FOHRM) = 22,35 * (1 + 0,4) = $ 31,29/jam

    Biaya total = $ 22,875 + $ 31,29 = $ 54,165 perjam

  9. Tugas sis. manufaktur klas C
    Reza aditya 06-169
    Risang Galih 06-105

    Jawaban Nomer 15

    operasi 1
    To= 0.03 mnt/blank
    Tth=35 mnt/rol
    1 rol=4000 blank
    pada operasi ini output pertama selesai dan masuk ke operasi 2 adalah
    2000 blank x 0.03 =60 menit
    selam 40 jam banyaknya blank yg dihasilkan =200/155= 15 pergantian tool (sisa 75 menit)
    sehingga 15 x 4000 + 75/0.03 =62500

    Operasi 2
    To = 4,5 mnt/100 blank
    Tth = 30 mnt/ batch
    1 batch =2000 blank
    pada operasi ini output pertama selesai dan masuk ke operasi 3 adalah
    1000 blank x 4.5/100 = 45 menit
    selama 40 jam – 1 jam (wktu utk operasi 1) = 39 jam, menghasilkan output blank sebesar
    39/2 = 18 pergantian tool (sisa 1 jam)
    shg (18x 90 menit x 1000/45 menit) + (60 mnt x 1000/45ment) = 37.333,33

    karena operasi 2 memakan waktu proses lebih lama dibandingkan operasi 1 maka terjadi penumpukan
    shg outut yg dipakai utk opersai 3 adalah dari operasi 2

    Operasi 3
    To = 30 blank/mnt
    Tth= 20 menit/2 batch
    Operasi output produk pertama selesai dan menjadi barang jadi adalah
    30 blank/60 detik = 1 blank/2 dtk
    sehingga dalam waktu 2 detik pruduk pertama sudah muncul,
    maka setelah 40-1-1/4 =38 3/4 jam barang yang dapat diproduksi oleh opersai 3=
    sama seperti opersai 2 yaitu 37.333,33
    karena opersaii 3 berjalan lebih cepat dibandingkan operasi 2 sehingga blank keluaran
    operasi 2 dapat langsung diproses tanpa ada penumpukan.
    karena line ada 2 maka total maksimum output adalah 74.666

    terima kasih

  10. maaf pak,, ada kesalahan ketik untuk jawaban no 2.18

    untuk biaya investasi mesin….(dst) bukan (A/A, 15%, 5) melainkan (A/P, 15%, 5) = (0,15 * ((1 + 0,15)^5)) / (((1 + 0,15)^5) – 1) = 0,298

    untuk perhitungan dan yang lainnya saya rasa tidak ada perubahan.

    t0erima kasih

  11. tugas buku groover no 2.19:

    dikerjakan oleh:
    1. Annisa puspitasari [2507100099]
    2. Usia Rachmawati [2507100103]

    Diketahui:

    > biaya tenaga kerja langsung C_L= $15/hari
    > biaya overhead pabrik untuk tenaga kerja FHOR_L= 35%
    > investasi modal untuk mesin IC= $300.000
    > umur pakai mesin n= 5 tahun dan nilai akhir pada tahun kelima = 0
    > laju pengembalian (ROR) i= 15%
    > biaya overhead pabrik untuk mesin FHOR_m= 40%

    pusat pengerjaan akan beroperasi satu shift dengan 8 jam kerja, 250 hari/ tahun= 2000 jam/tahun.

    Ditanya:
    berapa biaya per jam yang tepat dari pusat pengerjaan itu Co?

    jawab:
    Rumusan untuk mendapatkan perhitungan yang tepat dari biaya pengerjaan per jam:
    biaya pengerjaan per jam= total biaya tenaga kerja per jam + total biaya mesin per jam
    = $20.25/jam + $62.58/jam= $82.83/jam

    dimana:
    total biaya tenaga kerja per jam= C_L+(1+FHOR_L)= $15(1+0.35)= $20.25/jam

    Untuk menentukan biaya mesin per jam,dilakukan pengkonversian modal awal ke tahun menggunakan faktor pengembalian modal.
    faktor pengembalian modal (A/P,i,n)= (i(1+i)pangkat n)/((1+i) pangkat n dikurangi 1)
    = (0.15(1+0.15)pangakt5)/((1+0.15)pangkat5 -1)
    = 0.302/ 1.01= 0.298
    nilai faktor pengembalian modal kemudian digunakan untuk menentukan biaya seragam tahunan UAC:
    biaya seragam UAC= IC(A/P,i,n)= $300,000(0.298)= $89400/tahun

    sehingga biaya mesin perjam C_m= UAC/waktu pengerjaan= $89400/2000= 44.7/jam

    dan total biaya mesin per jam= C_m(1+FOHR_m)= $44.7(1+0.4)= $62.58/jam

  12. Tugas Sistem Manufaktur Kelas C
    Groover halaman 73 no 2.20

    Kami :
    Dinar Nilam Sari (2507100029)
    Febru Radhianjaya (2507100117)

    Soal:
    Dalam operasi suatu mesin produksi tertentu, seorang pekerja diperlukan dengan upah = $10/hari. Biaya overhead pabrik terkait dengan tenaga kerja = 50%. Investasi modal pada sistem = $250.000, umur pakai mesin = 10 tahun; tidak ada nilai buku pada akhir periode tersebut; dan biaya overhead pabrik terkait dengan mesin = 30%; Pusat pengerjaan akan beroperasi 2000 jam/tahun. Gunakan laju pengembalian (ROR) = 25% untuk menentukan biaya perjam dari pusat pengerjaan itu.

    Diketahui:
    – CL = $10/hari = $0,416/jam
    – FOHRL= 50% = 0,5
    – IC = $250.000
    – n = 10 tahun
    – nilai buku pada akhir periode = 0
    – FOHRM = 30% = 0,3
    – Jumlah jam pertahun = 2000 jam/tahun
    – ROR = 25% = 0,25

    *ket :
    CL = Upah tenaga kerja langsung ($/jam)
    FOHRL = Biaya Overhead pabrik untuk tenaga kerja
    i = Nilai bunga tahunan
    n = jumlah tahun mesin dapat beroperasi
    UAC = Biaya tahunan seragam ekivalen ($/tahun)
    CM = Biaya mesin per jam
    FOHRM = Biaya overhead pabrik yang dikenakan pada mesin-mesin

    Ditanya:
    Tentukan biaya perjam dari pusat pengerjaan

    Jawab:

    Biaya tenaga kerja per jam = CL (1+FOHRL)
    = $ 0,416 (1+0,5)
    = $ 0,624 / jam

    Faktor Pengembalian Modal :
    (A/P, i, n) = (i (1+i)^n) / ( (1+i)^n – 1)

    (A/P, 25%, 10) = (0,25 (1+1,25)^10) / ( (1+0,25)^10 – 1)
    = (0,25)(9,313) / (9,313 – 1)
    = 2,328 / 8,313
    = 0,28

    Biaya Seragam Tahunan untuk Biaya awal sebesar $250.000 :
    UAC = IC (A/P, i, n)
    = $ 250.000 (A/P, 25%, 10)
    = 250.000 (0,28)
    = $ 70.000 / tahun

    Jumlah jam pertahun = 2000 jam /tahun

    CM = UAC / Jumlah jam pertahun
    = 70.000 / 2000
    = $ 35 /jam

    Faktor Biaya Overhead :
    CM (1+FOHRM) = $ 35 (1+0,3)
    = 35 (1,3)
    = $ 45,5 /jam

    Biaya Total :
    CO = Biaya Overhead Tenaga Kerja + Biaya Overhead Mesin
    = $ 0,624 + $ 45,5
    = $ 46,124 / jam

    Jadi, Biaya perjam dari pusat pengerjaan adalah sebesar $46,124

  13. Soal buku Grover halaman 68 nomer 2.4
    oleh: faizatul widad (2506100078)

    Perhitungan waktu pemprosesan tiap batch menggunakan persamaan dasar:
    T_b=T_su+Q*T_c (2.10)
    Karena tiap benda kerja terdiri dari beberapa part (n_p), maka persamaan berubah menjadi:
    T_b=T_su+(Q*T_c*n_p)

    Perhitungan waktu produksi rata-rata per unit persamaan dasarnya adalah:
    Tp=T_b/Q (2.11)
    Karena tiap benda kerja terdiri dari beberapa part (n_p), maka persamaan berubah menjadi:
    Tp=T_b/(Q⁄n_p )

    Perhitungan laju produksi per jam mempunyai persamaan dasar sebagai berikut:
    Rp=60/Tp (2.12)
    Pengaruh banyaknya part yang sudah tercover di dalam perhitungan waktu produksi, sehingga untuk menghitung laju produksi per jam tetap menggunakan Persamaan 2.12

  14. Soal buku Grover bab 2 No. 2.17
    ( dedi nestoriko | 2505100166 )

    a. Factory overhead rate for each plant:
    FOHR1 = FOHC1 : DLC1
    With:
    FOHR1 = annual factory overhead rate for plant 1
    FOHC1 = annual factory overhead costs for plant 1 = $1,300,000
    DLC1 = direct labor costs for plant 1 = $1,000,000
    So, FOHR1 = 1,300,000 : 1,000,000 = 1,3 = 130%

    FOHR2 = FOHC2 : DLC2
    With:
    FOHR2= factory overhead rate for plant 2
    FOHC2 = annual factory overhead costs for plant 2 = $1,300,000
    DLC2 = annual direct labor costs for plant 2 = $1,000,000
    So, FOHR2 = 2,300,000 : 1,750,000 = 1,314 = 131,4%

    b. Corporate overhead rate:
    COHR = COHC : DLC
    With:
    COHR = corporate overhead rate
    COHC= annual corporate overhead costs = $5,000,000
    DLC= total annual direct labor costs for both plants = DLC1 + DLC2 = $2,750,000
    So, COHR = 5,000,000 : 2,750,000 = 1,17 = 117%

  15. Oleh:
    Ria Asyrofa 2506 100 122
    Nindita R. 2506 100 126

    TUGAS SIMAN Kelas C Hari Kamis
    (chapter 2 no 2.5 Buku Groover)

    Diket:
    Batch size (Q) =100
    Average non operation time per machine (Tno) = 12 hr
    Machine Setup time (hr) Operation time (min)
    1 4 5.0
    2 2 3.5
    3 8 10.0
    4 3 1.9
    5 3 4.1
    6 4 2.5

    Dit. : (a) Manufacturing Lead Time (MLT)
    (b) production rate for operation 3 (Rp)

    Jawab: (a) MLT
    Machine MLT
    1 4 + (100 * ((5/60) + 12)) = 24.3
    2 2 + (100 * ((3.5/60) + 12)) = 19.8
    3 8 + (100 * ((10/60) + 12)) = 36.6
    4 3 + (100 * ((1.9/60) + 12)) = 18.16
    5 3 + (100 * ((4.1/60) + 12)) = 21.83
    6 4 + (100 * ((2.5/60) + 12)) = 20.16
    TOTAL = 140.85

    (b) Production rate (Rp) for operation 3
    Asumsi: operasi ketiga dilakukan oleh mesin 3.
    Rumus: Rp = 60 / Tp –> Tp = Tb / Q –> Tb = Tsu + Q*Tc
    >> Tc = 10.0 min/pc
    >> Tsu = 8 hr = 480 min
    >> Tb = Tsu + Q*Tc
    = 480 + 100*10
    = 1480 min
    >> Tp = Tb / Q
    = 1480 / 100
    = 14.8 min/pc
    >> Rp = 1 / Tp
    = 1 / 14.8
    = 0.067 pc/min
    = 4.02 pc/hr
    Jadi, production rate untuk operasi ketiga adalah 0.067 pc/min = 4.02 pc/hr

  16. 2.16 Diket : FC (Biaya Tetap Tahunan ) = $2.000.000
    VC (Biaya Tidak Tetap ) = $12 + $0,005Q
    TC (Biaya Total Tahunan) = FC + VC’Q
    P (Harga Penjualan untuk 1 Unit Produksi) = $250

    Ditanya : a. Tentukan nilai Q yang meminimalkan unit biaya UC, dimana UC = TC / Q dan keuntungan tahunan dari kuantitas tersebut
    b. Tentukan nilai Q yang meningkatkan profit tahunan dan tentukan keuntungan yang didapat pada kuantitas tersebut

    Jawab :
    a. TC = FC + VC’Q
    UC = TC / Q
    = 2.000.000 + [12 + 0,005Q]Q / Q
    = 2.000.000 + 12Q + 0,005Q^2 / Q
    Meminimalkan :
    d / dQ [ 2.000.000 / Q + 12 + 0,005Q ]
    Minimal UC’ = 0, jadi
    -2.000.000 / Q^2 + 0,005 = 0
    -2.000.000 + 0,005 Q^2 = 0
    0,005Q^2 = 2.000.000
    Q = 20.000

    Laba pada Q = 20.000,
    Laba = PQ – TC
    = 250 (20.000) – 2.000.000 – 12 (20.000) – 0,005 (20.000)^2
    = 5.000.000 – 2.000.000 – 240.000 – 2.000.000
    = $ 760.000

    b. Fungsi Laba = PQ – TC
    = 250Q – ( 2.000.000 + 12 + 0,005Q )Q)
    = 250Q – 2.000.000 – 12Q – 0,005Q^2
    Maksimalkan :
    d / dQ [250Q – 2.000.000 – 12Q – 0,005Q^2]
    = 250 – 12 -0,010Q
    Memaksimalkan Laba maka, Laba’ = 0
    0 = 238 – 0,01Q
    0,01Q = 238
    Q = 23800

    Laba pada Q = 23800 adalah :
    PQ – TC = 250 (23.800) – 2.000.000 – 12 (23800) – 0,005 (23800)
    = 5.950.000 – 2.000.000 – 285.600 – 119
    = $ 3.664.281

  17. Niken Pawestri (07-111) dan Made Novita (07-132)

    No.2.21

    Diketahui:
    FOHR L = 50%
    FOHR m = 30%
    ROR = 25%
    CL = $10/ hari
    IC =$ 250.000
    n = 10 tahun
    jumlah jam per tahun=6000 jam/tahun

    Ditanya:
    Biaya per jam dari pusat pengerjaan Co

    Jawab:

    Biaya tenaga kerja per jam = CL(1+FOHR L)
    =10/24 (1+0.5) = 0.625/JAM

    Faktor pengembalian modal
    (A/P,25%,10) = [(0.25)(1+0.25)^10] / [(1+0.25)-1]
    = 0.28

    UAC= IC (A/P,0.25,10)
    = $250.000(0.28)
    = 70.000/TAHUN

    jumlah jam/tahun= 6000jam/tahun

    Cm = 70.000/6000
    =11.67/jam
    Faktor biaya overhead = Cm(1+FOHR m)
    = 11.67 + (1+0.3) = 15.17/jam
    maka Co= 0.625+15.17= $15.796/jam

  18. Kelompok : Ria Novitasari (2506100137)
    Wulandari Agustini (2506100177)

    2.7 Diketahui :
    part rata-rata diproses melalui 6 mesin (no=6)
    20 batch part dikeluarkan tiap minggu
    Waktu rata-rata operasi (Tc) = 6 menit = 0,1 jam
    Waktu rata-rata persiapan (Tsu) = 5 jam
    Ukuran rata-rata batch (Q) = 25 part
    Waktu rata-rata non operasi (Tno) = 10jam/mesin
    Terdapat 18 mesin dalam pabrik (n=18)
    Rata-rata operasi pabrik (SxH) = 70jam/minggu
    Laju pembuangan scrap diabaikan
    Ditanyakan :
    a. MLT (waktu tunggu manufaktur) bagi part rata-rata
    b. PC (kapasitas produksi)
    c. U (utilisasi pabrik)
    d. Bagaimana harapan tentang waktu non-operasi bisa dipengaruhi oleh utilisasi pabrik
    Jawab :
    a. MLT = no(Tsu+QTc+Tno)
    = 6 (5 + 25×0,1 + 10)
    = 105 jam

    b. PC = n.S.H.Rp/no
    Karena pada sistem produksi yang ada, part diproses melalui sejumlah no mesin .
    – Untuk itu, perlu dicari nilai Rp (laju produksi) terlebih dahulu
    Rp = 1/ Tp dimana Tp merupakan waktu pengerjaan rata-rata
    Tp = (Tsu+Qtc)/Q
    = (5+ 25×0.1)/25
    = 0,3
    Sehingga Rp = 1/0,3 = 10/3 part/jam

    PC = (18x70x10/3)/6
    = 700 part/minggu

    c. U= (Qoutput/PC)
    = (20×25)/700
    = 71,428%

    d. Waktu non operasi merupakan waktu non produktif yang diperlukan untuk mendukung proses produksi. Adapun yang termasuk waktu non operasi antara lain adalah waktu set-up mesin, waktu pengangkutan material, serta waktu tunggu . Sedangkan konsep utilisasi sendiri merujuk pada tingkat penggunaan fasilitas produksi/waktu terhadap kapasitasnya yang bisa dievaluasi dari seluruh pabrik mulai dari segi material hingga manusia. Jika ditinjau dari segi utilitas waktu, semakin tinggi tingkat utilitas maka semakin panjang waktu produksi yang dibutuhkan. Dari konsep tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar tingkat utilitas pabrik, maka waktu non produktif juga akan semakin besar. Demikian juga sebaliknya. Jika ditinjau dari segi utilitas fasilitas produksi, semakin tinggi tingkat utilitas maka semakin tinggi penggunaan fasiltas produksi sehingga akan cepat habis. Karena itu perlu dilakukan cara untuk meminimalisir tingginya tingkat utilitas ini.

  19. soal 2.6
    mesin Wkt prsiapan(jam) To (menit)
    1 4 5.0
    2 2 3.5
    3 8 10.0
    4 3 1.9
    5 3 4.1
    6 4 2.5

    Diketahui:
    asumsi; dibuat dalam high production
    Tr=15 detik
    Tsu=150 jam

    Ditanya:
    a) Waktu tunggu manufaktur bagi part untuk keluar dari lini (MLT)
    b) Laju produksi untuk operasi no.3
    c) Laju produksi teoritis bagi seluruh lini produksi

    Penyelesaian:
    a) MLT = no(Tr + Max To)
    = 6 ( 0.25 + 10 )
    = 6 ( 10.25 )
    = 61.5 menit/unit
    jadi waktu tunggu manufaktur bagi part untuk keluar dari lini adalah 61.5 menit/unit

    b) To = To operasi 3/60
    = 10/60
    = 1/6 jam

    Tc = Tsu + To + Tno
    = 150 jam + 1/6 + 12
    = 162.1667 jam

    Rc = 1/Tc
    = 1/162.1667
    = 0.006 unit/jam
    jadi laju produksi untuk operasi adalah 0.006 jam

    d) Tc = Tr + Max To
    = 0.25 + 10
    = 10.25 menit
    = 0.1708 jam

    Rc = 1/Tc
    = 1/ 0.1708
    = 5.855 unit/ jam
    jadi laju produksi teoritis bagi seluruh lini produksi adalah 5.855 unit/jam

    oleh:
    Intan Satwika Putri (2506.100.001)
    Reza Antaghanis (2506.100.110)

  20. Sapril W : 2506.100.125
    Meynar K : 2506.100.139

    Diketahui :
    Jumlah order per bulan = 20 order
    Jumlah part per order = 50 part
    Jumlah mesin produksi = 10 mesin
    To per mesin = 15 menit
    Tno per order per mesin = 8 jam
    Tsu per order = 4 jam
    Total mesin di pabrik = 25 mesin (80% berfungsi/operasional)
    Waktu operasi pabrik = 160 jam/bulan
    Overtime mesin = 100 jam/bulan

    Ditanya :
    MLT untuk tiap order
    Kapasitas pabrik dan mengapa harus overtime
    Utilitas pabrik
    Rata-rata level WIP

    Jawaban :
    Manufacturing Lead Time (MLT)
    Tno = 8 jam/mesin/order x 10 = 80 jam/order
    Tc = 15 menit/mesin/part x 10 x 50 = 7500 menit/order = 125 jam/order
    Tsu = 4 jam/order
    MLT = Tsu + Tc + Tno
    = 80 jam/order + 125 jam/order + 4 jam/order
    = 209 jam/order
    Plant Capacity
    Tb = Tsu + Q.Tc
    = 20 order . 4 jam/order + 20 order . 125 jam/order
    = 80 jam + 2500 jam
    = 2580 jam
    Tp = Tb / Q
    = 2580 jam / 20
    = 129
    Rp = 1 / 129
    = 7,75 x (10)-3
    Kapasitas produksi normal (menggunakan 25 mesin)
    PC = n . SHRp
    = 25 . 1 . 160 . 7,75 (10)-3
    = 31 order
    Kapasitas produksi (menggunakan 10 mesin)
    PC = n . SHRp
    = 10 . 1 . 160 . 7,75 (10)-3
    = 12,4 order
    = 12 order
    Dengan menggunakan waktu operasi 160 jam/bulan hanya dapat memenuhi 12 order. Sehingga untuk memenuhi 20 order/bulan perusahaan harus menambah overtime 100 jam/bulan.
    Kapasitas produksi (menggunakan 10 mesin + overtime 100 jam/bulan)
    PC = n . SHRp
    = 10 . 1 . 260 . 7,75 (10)-3
    = 20,15 order
    = 20 order
    Oleh karena itu perusahaan harus menambah overtime 100 jam untuk memenuhi semua order yang ada yaitu 20 order/bulan dengan menggunakan 10 mesin.
    Utilization
    U = Q / PC
    = 20 / 31
    = 0,65
    = 65%

    Average level WIP
    WIP = (AU . PC . MLT) : SH
    = (0,8 x 0,65 . 20 . 209) : (1 x 260)
    = 8,36 pc
    = 9pc

  21. maaf pak lupa, yang dikerjakan sapril & meynar no 2.9

  22. soal nomer 2.14

    2.14 Diketahui : Untuk proses tradisional : – 1 part yang khusus diproses dengan 10 mesin dlm ukuran batch satu ; -bengkel memiliki 8 mesin perkakas konvensional dan beroperasi selama 35 hari / minggu dari waktu produksinya ; – waktu permesinan = 0,5jam ; – waktu penanganan pekerjaan permesinan = 0,3 jam ; waktu pergantian perkakas permesin = 0,2 jam ; – waktu persiapan permesin = 6 jam ; – waktu non operasi = 12 jam
    Untuk proses metode baru : – waktu pemrograman mesin untuk proses part = 20 jam ; waktu persiapan mesin = 10 jam ; waktu total permesinan berkurang 80% dari waktu sebelumnya ; waktu pemindahan bahan sama untuk satu mesin ; waktu total penggantian pahat menurun 50%, waktu untuk mesin tunggal non operasinya diharapkan 12 jam.
    Ditanya : a. MLT untuk proses tradisional dan metode baru
    b. (i) Job shop yang memiliki 8 mesin tadi
    (ii) Job shop yang memiliki 2 mesin terprogram baru
    c. WIP untuk kedua alternatif dalam bagian
    d. Identifikasi dari 10 strategi otomasi yang ditunjukkan oleh mesin baru ini
    Jawab :
    a. MLT untuk proses tradisional
    MLT = No )
    = 10 {6 + 1(T0 + Th + Tth )+ 12}
    = 10{6+1(0,5 + 0,3 + 0,2 ) +12}
    = 190 jam
    MLT untuk metode yang baru
    MLT = No )
    = 1 (20+ 1(T0 + Th + Tth )+12)
    = 1(20+1(0,4 + 0,3+ 0,1)
    = 32,8 jam
    b. (i) Tp = Tsu + Tc
    = 6 + (T0 + Th + Tth)
    = 6 + (0,5 + 0,3 + 0,2 )
    = 7 jam
    (ii) Tp = Tsu + Tc
    = 20 + (T0 + Th + Tth)
    = (20 + (0,4 + 0,3 + 0,1)
    = 20,8 jam
    c. WIP = AU x PC x MLT / SH
    A = (MTBF-MTTR)/MTBF
    Asumsi : tidak terjadi kerusakan pada mesin, baik konvensional maupun otomasi sehingga A=0
    Maka WIP = 0

    d. 10 Strategi otomasi (sub bab 1.5.2) yang ditunjukkan oleh mesin baru ini adalah :
    1. Spesialisasi operasi
    Strategi ini melibatkan penggunaan peralatan canggih yang dirancang khusus untuk melaksanakan satu operasi dengan kemungkinan efisisensi terbesar. Strategi ini sejenis dengan konsep spesialisasi tenaga kerja yang diterapkan untuk mrmperbaiki produktivitas tenaga kerja.
    2. Integrasi operasi
    Yakni menyambungkan beberapa stasiun kerja bersama-sama menjadi mekanisme tunggal terintegrasi, menggunakan perkakas pemindahan behan terotomasi untuk memindahkan komponen / bagian benda kerja di antara stasiun kerja

    oleh :
    1.Shinta Listyani (2507100091)
    2. Risky Rachmania (2507100097)

  23. 2.22 Diket : – Metode Manual
    Biaya tenaga kerja langsung(BTKL) =$ 9,00/hari masing-masing pekerja
    Banyaknya pekerja =2 orang
    Laju produksi (R) = 36 unit/jam
    – Metode Otomasi
    Biaya awal(IC) =$125.000
    Laju pengembalian/ROR(i) = 25%
    n =4 tahun
    Biaya perbaikan per tahun =$3000
    Daya(P) = 50 Kwatt
    Biaya tenaga listrik =$0,05/Kwh
    Laju Produksi (R) = 100 unit/jam
    • Asumsi 1 tahun = 250 hari ; 1 hari = 8jam kerja
    Dit : BEP(break-even point)..?
    Jawab : – Metode Manual
    TC = FC + VC(Q=36)
    = 0 + 2($9,00)
    = $ 18,00/hari
    = $ 0,75/jam
    – Metode Otomasi
    Faktor pengembalian modal:
    (A/P,i,n) = i(1+i)n
    (1+i) n -1

    (A/P,i,n) = 0,25(1+0,25)4 = 0.436
    (1+0,25)4 -1
    Biaya Seragam tahunan untuk biaya awal sebesar $ 125.000 dapat ditentukan dari :
    UAC = IC(A/P,i,n) = $125.000(0.436) = $54.500
    TC = FC + VC(Q=100)
    FC = $ 54.500+ $3000 =$57.500/tahun = =$28,75/jam
    VC = $0,05/KWH x 50 KWatt
    = $ 2,5/jam
    Maka:
    TC = $28,75 + $2,5 = $31,25
    Untuk mencari BEP maka didapatkan persamaan garis lurus dari hasil regresi linier pada metode manual (TC1) dan metode otomasi(TC2),sbb:
    TC 1= 0,02(Q)
    TC 2= 0,025(Q)+8,75
    Sehingga BEP didapatkan :
    TC 1=TC 2
    0,225(Q)+8,75 = 0,02(Q)

    TC 1 = 0,02(-0,00175) = -0,000035
    Maka BEP adalah (-0,00175;-0,000035)

    Oleh: 1. Mustika sukmasari (2507100118)
    2. Nifriyanti Ramadhani(2507100084)

  24. Maaf pak yudha kami telat mengumpulin tugasnya karena ada kesalah pahaman tentang waktunya,,,

    Tugas Sistem manufaktur

    Nama kelompok:
    Aryo wibisono (2507100045)
    septi Kurniawan (2507100047)

    Soal
    2.11)
    Diket : 1 juta unit produk tertentu akan dibuat setiap tahunnya pada sebuah mesin dedicated yang beroprasi 24jam sehari, 5 hari 1 minggu, 50 minggu/tahun.
    Dit : a) Bila waktu siklus untuk memproduksi 1 part 0,1menit, berapa banyak mesin dedicated yang harus disiapkan untuk dapat memenuhi permintaan?
    u ;A, efisien pekerja: 100%.
    b) Selesaikan soal (a) dengan ketersediaan: 0,9
    Jawab : Asumsi: 1 produk terdiri dari 1000part
    a) PC: (24x5x50x60)/0,1
    : 3.600.000 part/tahun
    PC: 3600 produk/tahun
    banyak mesin dedicated yang diperlukan: 1jt/3600
    : 277,8
    : 278 unit mesin

    b) Q: AUPC
    : 0,9x1x3600 produk/ tahun
    : 3240 produk/tahun
    banyak mesin dedikated: 1jt/3240
    : 308,6
    : 309 unit mesin

  25. saya masih bingung pak mengenai tgs 2 sisman…
    maksud tugas yg bapak kehendaki itu dengan variasi produk akan menghasilkan prose berbeda ato bagaimana??
    saya kurang mengerti dengaan contih bapak tentang sepatu: keds, boot, fantofel…
    bukankah itu hnya berbeda model tapi kira2 proses pembuatan nya sama…
    saya rencana ingin menganalisa produk pagar…
    apakah proses sama namun urutan berbeda diperbolehkan???
    apakah produk tersebut bisa pak???
    terima kasih

Tinggalkan/Submit Komentar di sini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: